Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Apa yang Dimaksud Spondilosis Cervicalis? Ini Dia Jawabannya

Apa yang dimaksud spondilosis cervicalis mungkin menjadi pertanyaan, saat membaca arti penjelasan hasil MRI, atau saat dokter menjelaskan penyebab nyeri lehermu.

Spondilosis servikal atau cervical spondylosis menjadi salah satu kondisi ruas tulang belakang (terutama bagian servikal atau leher) yang bisa mengakibatkan nyeri dan lainnya.

Apa Yang Dimaksud Spondilosis Cervicalis?

Spondilosis servikalis bisa terjadi akibat faktor usia. Semakin menuanya seseorang, tulang belakang dan strukturnya dapat mengalami perubahan (degenerasi). Perubahan tersebut antara lain berupa:

  • Kadar air bantalan tulang (diskus) berkurang sehingga menjadi dehidrasi. Seiring proses menua, diskus semakin menyusut sehingga tulang berpotensi bergesekan.
  • Bantalan tulang lama kelamaan akan menonjol sehingga menyebabkan terjepitnya saraf tulang belakang dan akar saraf, menimbulkan saraf kejepit leher (HNP cervical).
  • Degenerasi tulang belakang mengakibatkan terbentuknya tulang baru sebagai usaha memperkuat tulang belakang. Tulang baru ini disebut dengan osteofit/bone spur atau taji tulang. Kondisi ini juga bisa menekan saraf.
  • Kekakuan ligamen sehingga mengganggu rentang gerak area leher atau fleksibilitas leher menurun.

 

Servikal spondilosis ini memiliki istilah lain yakni servikal ostheoartritis. Kondisi ini  muncul akibat proses perubahan pada tulang, diskus atau bantalan sendi, dan sendi leher akibat semakin menipis karena menua.

Muncullah gejala yang terkait dengan saraf kejepit leher atau hernia nukleus pulposus servikal (HNP cervicalis). Gejalanya antara lain:

  • Nyeri yang bisa menjalar ke kepala, bahu dan lengan
  • Terasa kaku
  • Semakin nyeri saat batuk atau bersin, mendongakkan atau menundukkan kepala
  • Kesemutan dan kebas/baal
  • Kelemahan otot pada lengan, telapak tangan, tungkai/kaki
  • Kesulitan melangkah atau berjalan
  • Gangguan berkemih dan buang air besar
  • Terdengar bunyi saat menggerakkan leher

Selain penuaan, ada beberapa faktor yang membuat seseorang berpotensi alami cervical spondylosis, yakni pekerjaan yang membutuhkan leher bergerak berulang-ulang, postur buruk, dan membawa beban di atas leher. Dan juga pernah cedera baik kecelakaan bermotor (whiplash injury) atau olahraga.

Jadi itulah apa yang dimaksud dengan spondilosis cervicalis. Apakah spondylosis bisa sembuh total bergantung pada ringan beratnya kondisi kerusakan struktur tulang leher. Jadi bila ada keluhan nyeri leher, jangan dianggap remeh. Walau bisa juga nyeri leher kiri terjadi akibat peregangan otot leher secara berlebihan.

Cara Mengobati Spondylosis Cervical

Sebelumnya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menegakkan diagnosis dari hasil pemeriksaan radiologis, seperti MRI.

Obat antinyeri nonsteroid, kompres hangat/dingin pada leher, dan program fisioterapi spondylosis cervicalis mungkin juga akan dianjurkan oleh dokter.

Menggunakan neck collar atau penyangga leher, juga bisa direkomendasikan oleh dokter. Neck collar akan membantu mengurangi gerakan leher dan membuat otot-ototnya beristirahat. Namun alat ini sebaiknya tidak digunakan terlalu lama atau sesuai dengan anjuran dokter.

Bila tidak ada perubahan pada leher sakit, dokter dapat memberikan alternatif pengobatannya dengan injeksi steroid guna membantu mengatasi peradangan dan nyeri. Bisa berupa cervical epidural block, atau injeksi pada area sendi facet, dan media branch block.

Radiofrekuensi ablasi juga dapat menjadi salah satu terapi atasi nyeri leher sebelah kiri atau leher belakang sakit akibat spondilosis servikalis. Terapi ini menggunakan gelombang radio agar dapat membantu meredakan nyeri.

Bila ada saraf kejepit leher atau HNP cervical, perlu dilakukan tindakan tertentu guna mencegah kemungkinan terjadinya kelumpuhan. Tindakan tersebut bisa BESS cervical, atau ACDF (anterior cervical and disc fusion), atau laminektomi.

Apa olahraga untuk spondilosis servikal akan dijelaskan dokter. Ada beberapa yang boleh dilakukan antara lain berenang, dan berjalan atau aerobik dalam air.

Spondilosis tidak hanya terjadi pada tulang leher tetapi juga bisa terjadi pada segmen lumbal atau pinggang (spondylosis lumbalis/spondilosis lumbal).

Artikel Terkait