Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Cara Mengobati Skoliosis, Bergantung Sudut Cobb, Nyeri dan Keluhan Lainnya

Cara mengobati skoliosis akan bergantung sudut kelengkungan tulang belakang dan komplikasinya baik terhadap tulang belakang maupun aspek kehidupan sehari-hari.

Skoliosis adalah salah satu bentuk kelainan pada kelengkungan tulang belakang, bisa berbentuk seperti huruf S atau huruf C.

Bentuk S atau double-major curves bila tulang belakang bagian atas melengkung tidak searah dengan bagian bawah (dada melengkung ke kanan dan pinggagg ke arah kiri). Sedangkan C bila melengkung ke salah satu sisi saja (ke kiri atau ke kanan).

Bentuk atau sudut lengkungan yang tidak normal ini dapat terjadi pada bagian leher (servikal), dada (torakal) atau pinggang (lumbal).

Nyeri kadang menjadi keluhan utama saat sudut kelengkungannya memburuk sehingga mengganggu aktivitas harian.

Sudut kelengkungan tulang belakang yang berlebihan ini ada tiga jenis yakni skoliosis, kifosis dan lordosis, yang masing-masing memerlukan penanganan yang mungkin berbeda.

Disebut kifosis adalah kelainan kelengkungan tulang belakang yang mengakibatkan punggung atas melengkung berlebihan sehingga tampak bungkuk.

Sedangkan lordosis adalah kebalikan dari kifosis. Lordosis menyebabkan bagian bawah tulang belakang melengkung ke dalam secara berlebihan

Cara Mengobati Skoliosis

Cara mengobati skoliosis akan ditentukan oleh dokter setelah melakukan pemeriksaan fisik termasuk mengukur sudut kelengkungan tulang belakang atau sudut Cobb.

Berdasarkan sudut Cobb, termasuk ringan bila sudutnya < 25 derajat. Bila sudutnya antara 25-45 derajat termasuk sedang, dan termasuk kategori berat bila sutud Cobb lebih dari 45 derajat.

Sebagian besar kasus skoliosis ditemukan setelah menimbulkan nyeri atau sudutnya sudah bertambah. Tanda-tanda yang biasanya muncul pada skoliosis antara lain nyeri pada tulang belakang, tinggi bahu yang tidak sama, tulang belikat (skapula) menonjol, atau tinggi panggul yang tidak sama.

Nyeri pada tulang belakang, nyeri setelah berdiri atau duduk lama, gangguan pada sistem pernapasan dan atau sesak napas setelah beraktivitas merupakan beberapa gejala yang muncul saat sudut kelengkungan tulang belakang menjadi berlebihan.

Salah satu cara mengobati skoliosis adalah dengan program fisioterapi. fisioterapi ini mencakup gerakan tertentu untuk membantu memperbaiki postur tubuh dengan cara peregangan atau relaksasi otot.

Selain itu, dokter juga bisa menyarankan pemakaian korset skoliosis. Korset ini akan dibuat sedemikian rupa sesuai dengan sudut skoliosis yang Anda miliki. Korset khusus skoliosis ini berbeda dengan korset biasa.

Sudut kelengkungan tulang belakang yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap tulang belakang dan strukturnya, antara lain pada bantalan tulang. Akibat beban yang berlebihan, bantalan tulang ini dapat menonjol sehingga menjepit saraf tulang belakang.

Selain skoliosis, nyeri tulang belakang juga bisa disebabkan oleh spondilolistesis (bergesernya ruas tulang belakang), peradangan, infeksi TB tulang belakang, tulang keropos (osteoporosis) tulang belakang, akibat kegemukan, cedera (olahraga atau kecelakaan kendaraan bermotor), saraf terjepit (hernia nukelus pulposus/HNP) dan postur tubuh yang kurang baik.

Cara mengobati skoliosis dokter juga akan menganjurkan pemeriksaan penunjang seperti MRI guna melihat sudut kelengkungan tulang belakang.

 

 

Artikel Terkait