Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Dokter Spesialis Syaraf Kejepit di Jakarta

 

Dokter spesialis syaraf kejepit di Jakarta dapat menjadi salah satu solusi saat Anda ingin berkonsultasi.

Rasa nyeri pada tulang belakang yang tak kunjung reda dapat menggiring penderitanya mencari pengobatan. Pengobatan untuk keluhan nyeri ini, bergantung pada lokasi dan penyebabnya. Agar segera tuntas, Anda perlu mencari dokter spesialis syaraf kejepit di Jakarta.

Dokter Spesialis Syaraf Kejepit di Jakarta, Spesialis Apa?

Saat nyeri akibat syaraf kejepit membuat penderitanya bertanya-tanya dokter spesialis apa yang dapat menanganinya.

Syaraf kejepit tulang belakang dapat menimbulkan beberapa gejala yang mungkin dapat mengusik padatnya rutinitas harian Anda. Gejala tersebut bisa bervariasi bergantung pada derajat, dan lokasi jepitan saraf.

Nyeri, kesemutan, kebas, gangguan fungsi buang air kecil dan air besar, hingga kelumpuhan dapat menjadi beberapa gejala akibat saraf terjepit.

Syaraf terjepit ini diakibatkan adanya bantalan tulang yang menonjol (hernia nukleus pulposus/HNP) sehingga menjepit saraf tulang belakang. Cedera (pernah jatuh akibat kecelakaan dan olahraga), tumor atau infeksi pada tulang belakang, kelainan kelengkungan tulang belakang (skoliosis), tulang belakang yang bergeser, dan peradangan menjadi beberapa penyebab lain saraf kejepit tulang belakang.

Terjepitnya saraf tulang belakang ini dapat terjadi pada semua ruas tulang belakang dari leher, pinggang hingga bokong. Area toraks atau punggung atas agak lebih jarang.

Bila pekerjaan Anda mengharuskan mengangkat beban berat terus menerus (apalagi dengan postur tubuh yang salah), dan mengalami kelebihan berat badan (obesitas), bisa jadi kemungkinan bisa mengalami saraf terjepit.

Itu sebabnya sakit pinggang atau kebas/kesemutan yang berkepanjangan, jangan tunda untuk segera konsultasi dengan dokter.

Syaraf Kejepit ke Dokter Apa?

Sebenarnya pengobatan syaraf kejepit ini perlu melibatkan beberapa spesialisasi antara lain penyakit dalam, saraf, bedah saraf, ilmu kedokteran fisik dan rehabilitasi, anestesi, dan ortopedi.

Masing-masing spesialis tersebut memegang peran khusus dalam penanganan saraf kejepit, terutama bedah saraf atau SpBS.

Setelah penyebab nyeri tulang belakang Anda adalah saraf kejepit dengan hasil pemeriksaan penunjang (MRI), dokter akan menentukan pengobatan atau penanganannya sesuai dengan hasil pemeriksaan fisik plus radiologis.

Biasanya pada awal dan derajat ringan, dapat diberikan obat-obatan dan terapi rehabilitasi medik. Namun bila dua hal ini tidak menunjukkan perbaikan, kemungkinan dokter akan melakukan tindakan tertentu.

Pengobatan Syaraf Terjepit Kini Proses Pemulihannya Cepat

 Dulu bedah terbuka menjadi solusi saraf terjepit yang pemulihannya perlu waktu lama. Kini sudah ada teknologi bedah minimal yang tanpa rawat inap dengan proses pemulihan yang cepat.

Salah satu teknologi tanpa rawat inap untuk mengatasi saraf kejepit adalah endoskopi tulang belakang dan Disc FX (kombinasi endoskopi dan laser). Alat ini dilengkapi dengan kamera kecil sehingga meminimalisasi cedera jaringan sekitar.

Karena memerlukan bius lokal dan sayatan lebih kecil serta proses tindakan yang cepat, proses pemulihan pasca-tindakan menjadi lebih cepat.

Untuk mengatasi nyeri akibat saraf terjepit tulang belakang juga ada metode terkini, antara radiofrekuensi ablasi, injeksi steroid dan kateter Racz.

 

 

 

 

Artikel Terkait