Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Dr Danu Rolian SpBS

Dr Danu Rolian SpBS, menyelesaikan pendidikan spesialis bedah saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Menurutnya bidang kedokteran ini sangat menarik dan penuh tantangan. “Punya kepuasan tersendiri ketika bisa membantu orang sembuh dari masalah di otak hingga tulang belakang” katanya.

Di usianya yang masih muda ini ternyata pria dengan jambang dan hobi memancing ini ternyata punya prestasi yang cukup banyak. Salah satu yang baru diraihnya adalah dokter spesialis bedah saraf terbanyak yang sudah melakukan tindakan Biportal Endoscopic Spine Surgery (BESS). Terhitung sudah 140 tindakan iya lakukan dalam waktu kurang lebih 7 bulan.

Dr Danu Rolian SpBS dan Minimally Invasive Spine Surgery

Bersama rekannya Dr Mustaqim Prasetya SpBS, merintis pengembagan teknologi minimally invasive spine surgery. Banyak kasus sudah ia kerjakan, mulai dari pasien termuda hingga tertua. “Pasien termuda yang melakukan tindakan Endoskopi BESS di usia 17 tahun, sementara pasien tertua yang melakukan tindakan di usia 83 tahun,” ujar Dr Danu Rolian SpBS.

Hari-harinya bisa dibilang dihabiskan di Klinik Utama Dr Indrajana, Jakarta Pusat. “Kalau pagi saya praktek poli, siang hingga malam saya dedikasikan untuk melakukan tindakan Endoskopi BESS. Waktu tindakan sangat bervariasi bisa antara 2 – 6 jam. Tergantung tingkat kesulitannya,” ujar Dr Danu Rolian SpBS.

Ia berharap bisa membantu lebih banyak pasien yang mengalami masalah syaraf terjepit di Indonesia. Bersama beberapa rekannya, ia juga sedang mempersiapkan hasil penelitian tindakan Endoskopi BESS untuk dipublikasikan pada jurnal internasional.

Untuk jam praktek, pria yang selalu mengenakan penutup kepala ini ada di hari Senin dan Jumat setiap jam 11.00 – 13.00 wib. Sementara di hari Selasa dan Kamis di jam 09.00 – 11.00 wib. Pasien sangat disarankan untuk melakukan pendaftaran dulu jika hendak bertemu Dr Danu, untuk biaya konsultasi dengan beliau juga masih terjangkau hanya Rp 260.000 dalam satu kali pertemuan.

Artikel Terkait