Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Endoskopi BESS, Endoskopi Tulang Belakang Cara Pengobatan Saraf Kejepit

Endoskopi BESS merupakan salah satu wujud kemajuan teknologi di dunia medis. Tindakan BESS termasuk tindakan minimal invasif yang menggunakan alat endoskopi untuk menuntaskan masalah pada tulang belakang.

Apa itu minimal invasif adalah tindakan bedah dengan luka sayatan dan rasa nyeri yang minimal dengan masa pemulihan yang lebih singkat. Hal ini sudah bisa dilakukan di salah satu klinik nyeri dan tulang belakang di Jakarta Pusat.

Pertanyaan saraf kejepit ke dokter apa atau saraf kejepit ke spesialis apa, jawabnya adalah berkonsultasi dengan tim dokter spesialis bedah saraf kami yang berpengalaman dalam melakukan endoskopi BESS.

Apa Itu Endoskopi BESS?

Alat endoskopi tak hanya untuk meneropong saluran pencernaan. Kini endoskopi tulang belakang sudah menjadi andalan kesembuhan pada orang yang mengalami nyeri atau masalah pada tulang belakang. Khususnya saraf kejepit atau herniated nucleus pulposus (HNP).

BESS adalah singkatan dari Biportal Endoscopic Spine Surgery. Sesuai dengan istilahnya biportal. Bi = dua, dan portal = akses/’pintu’. Jadi berarti saat bekerja, dokter memerlukan dua akses untuk memasukkannya agar bisa mencapai area saraf kejepit.

Akses pertama untuk kamera dan yang kedua untuk alat yang dapat mengatasi bantalan tulang yang menonjol menjepit saraf. Endoskopi BESS menggunakan kamera khusus dan dokter melihatnya via layar monitor.

Apa itu tindakan endoskopi pada nyeri tulang belakang, merupakan teknik terbaru menggunakan alat endoskopi berkamera. Tujuannya agar dapat mencapai titik target dengan tepat dan tidak memerlukan sayatan lebar seperti operasi saraf kejepit konvensional dulu.

Dengan endoskopi ini, dokter akan melepaskan jepitan saraf tulang belakang akibat adanya bantalan tulang yang menonjol. Bila tonjolan yang menjepit dibebaskan/dihilangkan, saraf tak lagi terjepit dan gejala-gejala yang terkait saraf kejepit akan hilang.

Bagaimana Cara Mengecek Saraf Kejepit?

Cara mengetahui saraf kejepit atau bukan, bisa dilihat dari gejala yang muncul. Nyeri dan kesemutan, kebas/baal yang menjalar hingga ke tangan, bahu, pinggang, bokong, betis hingga telapak kaki kemungkinan disebabkan oleh adanya jepitan saraf tulang belakang.

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan komprehensif baik fisik dan neurologis beserta anjuran untuk dilakukannya pemeriksaan penunjang, salah satunya MRI (Magnetic Resonance Imaging).

Untuk memastikan dan menentukan penyebab nyeri serta pengobatan yang tepat, dokter akan mengevaluasi hasil MRI, nah ini menjawab pertanyaan apakah MRI bisa mendeteksi saraf kejepit.

Apa bahaya dari saraf terjepit, memang terdapat beberapa dampak buruk saat dibiarkan. Misalnya kemungkinan akan menyebabkan kesemutan atau terasa tertusuk-tusuk, kelemahan otot dan kelumpuhan.

Biaya Endoskopi Tulang Belakang BESS

Untuk biaya ini memang agak lebih sedikit mahal dibandingkan dengan biaya suntik saraf kejepit. Dan besar kecilnya biaya ini tergantung dari tempat dilakukannya tindakan ini, apakah di klinik atau rumah sakit.

Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah endoskopi BESS ini bisa menjadi salah satu solusi agar saraf tidak lagi terjepit sehingga nyeri dan lainnya tidak lagi mengganggu kualitas hidup. Selain biaya, persiapan lainnya seperti pemeriksaan laboratorium juga perlu dilakukan.

Jangan tunda lagi segera atasi saraf kejepit dengan endoskopi BESS agar hidup tetap berkualitas. Bagaimana?

 

 

Artikel Terkait