Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Jari Tangan Kesemutan dan Kebas, Ini Dia Penyebabnya

Jari tangan kesemutan dan kebas penyebabnya cukup banyak. Kesemutan dan kebas ini bisa muncul secara spontan atau dadakan.

Selain pada ujung jari tangan, kesemutan ini juga bisa terjadi pada lengan, jari kaki hingga betis.

Kadang kesemutan ini Anda rasakan secara terus menerus atau kadang hilang timbul baik saat bekerja maupun istirahat.  

Tangan tertindih saat tidur atau mengangkat tangan terlalu lama, juga bisa menyebabkan jari tangan kesemutan dan kebas. Bila lengan atau tengan anda gerakkan maka kesemutan dan kebas pun berangsur hilang. 

Jari Tangan Kesemutan dan Kebas

Dalam istilah medis kesemutan dikenal dengan paresthesia. Kondisi ini merupakan rasa sensasi panas seperti tertusuk-tusuk jarum kecil, tersengat arus listrik dan kadang menjalar.

Lokasinya bisa dimana saja. Namun sebagian besar, akan terasa pada tangan, lengan, bokong, betis hingga jari kaki.

Kesemutan adalah hal yang wajar terjadi pada siapapun dan biasanya bersifat sementara saja. Namun, dalam beberapa kasus kesemutan dan kebas bisa terjadi secara berkelanjutan atau terus menerus.

Ragam Penyebabnya

Penyebabnya sangat bervariasi dari kemungkinan adanya saraf kejepit (leher atau ruas tulang belakang) hingga penyakit sistemik.

1.Carpal Tunnel Syndrome (CTS).

Pada pergelangan tangan (terowongan karpal) terdapat saraf medianus. Saraf ini bekerja mempersarafi jari tangan, seperti ibu jari, telunjuk, jari tengah dan jari manis. Bila saraf medianus tertekan atau terjepit, maka jari tangan kesemutan dan kebas. Salah satu penyebab CTS adalah gerakan berulang terus menerus dalam waktu lama.

2. Hernia nukleus pulposus (HNP) atau menonjolnya bantalan tulang belakang yang menonjol dan menjepit saraf tulang belakang. Jepitan saraf ini dapat terjadi pada leher hingga bokong, yang menimbulkan nyeri, kesemutan dan kebas yang menjalar dan juga dapat terasa pada salah satu atau kedua sisi tubuh.  

3.Penyakit-penyakit tertentu seperti diabetes melitus, multiple sclerosis, dan lupus.

4.Arthritis rheumatoid atau penyakit autoimun yang menyerang sendi.

5.Kekurangan vitamin neurotropik atau vitamin B kompleks (seperti B6, B12) dan juga kekurangan vitamin D

6.Kista ganglion yang tumbuh pada area tertentu yang dapat menekan saraf, misalnya punggung tangan, pergelangan tangan

7.Adanya kerusakan saraf ulnar (neuropati ulnar) akibat cedera, fraktur, dislokasi siku, pukulan hebat pada siku.

Penyebab Berikutnya

8.Saraf pada siku dan pergelangan tangan yang terjepit akibat tekanan berulang, terlalu lama bertumpu pada siku dan pergelangan tangan, dan menekuk siku terlalu lama. Terkadang kondisi ini juga bisa menyebabkan kesulitan merapatkan dan meregangkan jari tangan.

9. Tekanan, iritasi, cedera pada saraf dan/atau pembuluh darah area leher bawah dan dada bagian atas (thoracic outlet syndrome/TOS).

10. Kelainan autoimun yang menyerang saraf, misalnya Sindrom Guillain-Barré.

Pengobatan Kesemutan

Untuk memberikan pengobatan yang sesuai dengan penyebabnya, dokter perlu melakukan pemeriksaan lengkap seperti fisik, neurologis, dan bila perlu dengan pemeriksaan penunjang radiologis, seperti rontgen, MRI.

Agar terbebas dari kesemutan ini, Anda dapat menjaga kadar gula darah, mengonsumsi makanan tertentu atau vitamin/suplemen agar kadar tercukupi kadar vitamin. Selain itu bila nyeri mengganggu, dokter dapat memberikan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).

Bila dari hasil radiologis menunjukkan adanya jepitan saraf pada leher atau pinggang, dokter dapat memberikan pilihan tindakan tanpa operasi. Metode tanpa operasi seperti endoskopi tulang belakang, DiscFX, bertujuan untuk membebaskan saraf dari tekanan sehingga Anda terbebas dari nyeri dan kesemutan.

Artikel Terkait