Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Low Back Pain Adalah Nyeri Pada Punggung Bawah atau Pinggang

Low back pain adalah nyeri yang terjadi pada area punggung bawah atau pinggang yang kadang terasa sampai area bokong, paha hingga betis. Nyeri yang muncul bisa terasa tumpul dan konstan atau terasa nyeri yang tiba-tiba, tajam, atau menusuk.

Low back pain pathophysiology atau bagaimana nyeri punggung bawah ini terjadi, dapat menjelaskan penyebab, gejala dan cara mengatasi atau cara mengobati nyeri punggung bawah ini.

Memang terkadang low back pain sering dianggap sepele atau hanya sekadar nyeri pinggang biasa. Namun nyatanya nyeri atau sakit pinggang ini bisa mengganggu aktivitas sehingga produktivitas kerja pun terganggu.

Definisi LBP adalah perasaan nyeri, otot terasa kaku atau tegang yang sifatnya lokal (tidak menjalar) di area antara rusuk terakhir hingga bokong, dengan atau tanpa nyeri pada tungkai

Penyebab Low Back Pain Adalah Berikut

Dalam salah satu sumber low back pain Medscape, dan dari berbagai sumber lainnya menjelaskan beberapa faktor yang dapat menyebabkan nyeri tulang belakang pada area pinggang. Antara lain:

  • Ketegangan otot (spasme otot) atau kekakuan otot
  • Cedera pada tulang belakang
  • Nyeri sciatica
  • Kelainan kelengkungan tulang belakang (skoliosis, kifosis, lordosis)
  • Menyempitnya rongga tulang belakang (stenosis spinal)
  • Tulang belakang yang mengalami pergeseran, fraktur, atau keropos
  • Infeksi atau peradangan tulang belakang
  • Tidak melakukan stretching sebelum melakukan aktivitas fisik atau olahraga

Selain itu, peluang mengalami low back pain akan menjadi lebih tinggi bila Anda:

  • Usia lebih dari 30 tahun (walau usia muda juga bisa mengalami LBP)
  • Berat badan berlebihan atau kegemukan (obesitas)
  • Kebanyakan duduk-duduk saja atau jarang melakukan olahraga
  • Sering mengangkat/menarik/mendorong beban berat
  • Postur tubuh yang salah saat duduk lama, sering membungkuk
  • Dalam kondisi hamil
  • Sering memakai sepatu hak tinggi
  • Perokok
  • Pernah jatuh

Apakah low back pain bisa disembuhkan, bergantung pada penyebabnya. Itu sebabnya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara komprehensif. Untuk membantu menentukan penyebab dan penanganannya, dokter terkadang memerlukan hasil pemeriksaan penunjang atau radiologis, seperti Rontgen, MRI.

Apa itu HNP dan LBP? HNP atau hernia nukleus pulposus adalah menonjolnya bantalan yang ada di antara ruas tulang belakang yang menjepit saraf. Sedangkan LBP adalah salah satu gejala yang disebabkan oleh HNP atau saraf kejepit. Gejala syaraf terjepit memang tidak hanya LBP. Tetapi juga bisa disertai dengan kesemutan kebas dan baal yang menjalar hingga kaki.

Kode Diagnosa ICD 10 LBP M54.5

ICD 10, The International Classification of Diseases and Related-Health Problems 10th merupakan pedoman klasifikasi internasional tentang  penyakit yang ditetapkan World Health Organization (WHO).

Kode ini diperlukan untuk membuat kelompok diagnosis low back pain agar lebih spesifik. Dengan begitu, penilaian pun menjadi akurat dan penanganan bisa dilakukan secara optimal.

Cara Mengobati Low Back Pain Adalah

Biasanya nyeri atau low back pain dapat membaik dengan sendirinya. Kadang dokter menganjurkan:

-Obat antinyeri atau obat antiinflamasi non-steroid (OAINS)

-Krim topikal, untuk membantu menghilangkan nyeri

-Memberikan kompres hangat dan/atau dingin (es)

-Melakukan gerakan peregangan ringan sesuai anjuran dokter

Pilihan Penanganan

Cara mengobati low back pain ada beberapa cara, antara lain:

-Steroid injection atau dokter akan memberikan injeksi yang berisioan obat kortikosteroid

-Radiofrekuensi ablasi (RFA) yang akan menggunakan lairan gelombang tertentu untuk memblokir saraf tertentu agar tidak ada lagi sinyal nyeri yang dialirkan.

-Kateter Racz, untuk menyalurkan obat-obatan tertentu agar dapat mencapai tempat atau titik nyeri di tulang belakang.

-Endoskopi tulang belakang, BESS bisa menjadi pilihan bila dari hasil MRI menunjukkan adanya jepitan saraf tulang belakang.

Artikel Terkait