Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Obat Saraf Terjepit Itu Apa Saja dan Mana yang Tepat?

Obat saraf terjepit menjadi pertanyaan tersering yang diajukan dalam konsultasi via whatsapp. Karena kondisi saraf kejepit dapat mengakibatkan nyeri yang luar biasa. Jadi penderitanya mencari-cari apa kira-kira obat saraf terjepit yang ampuh itu apa.

Syaraf Terjepit atau Saraf Kejepit Itu Apa?

Saat saraf tulang belakang tertekan berlebihan oleh struktur di sekitarnya, akan mengakibatkan rasa nyeri tak tertahankan. Bahkan nyeri ini disertai dengan kesemutan, kebas/baal hingga dapat lumpuh bila tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Di antara ruas tulang belakang, terdapat semacam bantalan sendi yang kenyal disebut dengan diskus intervertebralis. Bantalan berbahan seperti jeli ini penting sekali perannya yakni sebagai sock breaker atau peredam kejutan/goncangan.

Diskus ini memiliki cincin pelindung sehingga mempertahankan bantalan ini tetap berada di tempatnya. Namun bila terjadi sesuatu pada tulang belakang, cincin pelindung bisa robek sehingga isi bantalan akan bocor ke luar dan menjepit saraf tulang belakang. Inilah proses terjadinya syaraf kejepit yang dalam istilah medisnya adalah HNP atau herniasi nukleus pulposus (herniated disc).

Seiring proses menua, bantalan sendi itu akan semakin kehilangan kadar airnya. Sehingga dapat menipis dan tidak lagi fleksibel seperti usia muda.

Dengan seringnya mengangkat beban berat tanpa memerhatikan postur tubuh, operator mesin yang bergetar, pernah jatuh baik kecelakaan bermotor atau olahraga menjadi faktor penyebab kemungkinan munculnya syaraf kejepit.

Adanya tumor di tulang belakang, infeksi, osteoporosis dan kelainan sudut kelengkungan tulang belakang juga bisa berdampak pada struktur tulang belakang.

Syaraf kejepit ini bisa saraf kejepit leher (HNP cervical) dan saraf kejepit pinggang (HNP lumbal). Gejala yang muncul tergantung lokasi terjadinya jepitan saraf.

Apa Saja Obat Untuk Syaraf Kejepit?

Pengobatannya akan bergantung pada hasil pemeriksaan klinis dan hasil pemeriksaan radiologisnya. Secara umum obat saraf terjepit adalah:

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) untuk membantu mengatasi peradangan sehingga nyeri pun reda.
  • Epidural steroid injection (ESI) juga bisa menjadi pilihan agar nyeri tak lagi menyerang.
  • Kateter Racz atau Percutaneous Epidural Neuroplasty (PEN), berukuran mini guna mengalirkan obat ke titik nyeri agar tepat sasaran.
  • Radiofrekuensi ablasi (RFA) menggunakan gelombang tertentu agar rasa sakit tidak lagi ada.

Program fisioterapi mungkin akan dianjurkan oleh dokter. Dan perlu memahami pantangan saraf kejepit itu apa saja.

Selain itu, sebagai ‘obat’ agar dapat membantu mengurangi nyeri, adalah menjaga berat badan tetap ideal karena berat badan yang berlebihan akan memberikan beban berlebihan pula pada tulang belakang, hindari banyak membungkuk, jangan mengangkat beban berat dan hindari seringnya naik turun tangga serta kurangi aktivitas berat.

Kompres hangat atau dingin pada area yang terasa nyeri juga bisa membantu mengurangi nyeri.

Obat Syaraf Terjepit Tanpa Operasi

Kini kondisi HNP dapat diatasi tanpa operasi seperti dulu. Dengan adanya endoskopi tulang belakang BESS (Biportal Endoscopic Spine Surgery) dapat menghilangkan bantalan tulang yang menonjol sehingga tidak lagi menjepit saraf lagi. Dengan begini, nyeri dan keluhan terkait saraf kejepit akan mereda.

Pemeriksaan Saraf Terjepit

Selain pemeriksaan fisik, dokter akan melakukan pemeriksaan neurofisiologis. Untuk memastikan penyebab nyeri akibat saraf kejepit atau bukan, dokter akan menganjurkan pemeriksaan MRI agar pengobatan saraf kejepit lebih akurat.

 

Artikel Terkait