Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Olahraga Yang Cocok Untuk Syaraf Kejepit Itu Apa Saja?

Olahraga yang cocok untuk syaraf kejepit sebaiknya memang dipahami. Karena kadang ada olahraga tertentu yang sebaiknya dihindari agar tidak memperburuk kondisi tulang belakang.

Cara olahraga saraf kejepit mungkin tidak berbeda jauh dengan yang tidak mengalami saraf terjepit. Namun bila sudah dikonfirmasi adanya jepitan saraf tulang belakang, sebaiknya tidak melakukan hal-hal yang mungkin bisa memperburuk kondisi. Misalnya olahraga berat, sering membungkuk, angkat beban berat dan lainnya.

Gerakan senam saraf kejepit dapat anda jadikan sebagai salah satu solusi yang bermanfaat membantu redakan nyeri tulang belakang akibat saraf terjepit.

Akibat bantalan tulang belakang yang menonjol (herniated nucleus pulposus/hernia nukleus pulposus/HNP) dapat menjepit atau menekan saraf atau saraf terjepit. Kondisi inilah yang dapat memunculkan sederetan gejala.

Olahraga yang Cocok Untuk Syaraf Kejepit

Tulang belakang segmen lumbal atau pinggang menjadi titik rawan terjepitnya saraf tulang belakang atau saraf kejepit di pinggang belakang. Karena area ini berperan sebagai penopang tubuh baik saat tidak bergerak maupun saat melakukan aktivitas atau pekerjaan harian.

Gerakan senam saraf kejepit banyak manfaatnya. Kadangkala dalam pengobatan hernia nukleus pulposus dokter akan menyarankan program rehabilitasi medik atau fisioterapi.

Olahraga yang cocok untuk syaraf kejepit atau gerakan senam, memiliki dampak positif yang membantu:

– menguatkan otot tulang belakang

– menjaga kestabilan otot dan struktur lainnya

– mencegah perburukan dampak jatuh atau cedera

– perbaikan sirkulasi darah ke tulang belakang

– mengurangi beban pada tulang belakang

Ingat bila sudah ada jepitan saraf, Anda sebaiknya tidak melakukan gerakan yang justru dapat memperburuk nyeri. Hal ini bertujuan agar pulih lebih cepat dan lebih baik.

Semua gerakan sebaiknya Anda lakukan bertahap. Apalagi bila ada olahraga untuk syaraf kejepit di leher, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukannya.

Gerakan Senam Saraf Kejepit

Beberapa gerakan berikut dapat membantu meringankan nyeri. Namun sebaiknya konsutlasikan dokter dulu sebelum melakukan olahraga yang cocok untuk syaraf kejepit.

Jenis olahraga untuk saraf kejepit ini tentu dapat membantu mengurangi tekanan atau beban pada saraf tulang belakang. Selain itu juga membantu menguatkan dan meregangkan otot-otot yang ada pada sekitarnya

Pertama, coba berbaring tengkurap dan angkat tubuh bagian atas. Gunakan kedua siku untuk mendorng tubuh bagian atas. Posisi panggul tetap tidak terangkat. Tahan sebentar sampai hitung ke-10. Kembali ke posisi semula. Ulang gerakan ini 10 kali atau sesuai kemampuan. Gerakan ini disebut dengan half cobra pose.

Kedua, posisi full cobra. Juga dalam posisi yang sama, tengkurap. Jangan lupa posisi lengan sejajar bahu. Dorong tubuh ke atas dengan menggunakan lengan. Lakukan sesuai dengan kemampuan. Tahan sebentar dan ulang sebanyak 5 kali.

Ketiga adalah gerakan plank yang bermanfaat memperkuat otot bokong dan tulang belakang. Tengkurapkan badan dan lengan dalam kondisi menekuk. Dorong tubuh ke atas dengan menggunakan kekuatan kedua lengan. Tahan semampunya atau minimal 10 detik. Punggung tetap terjaga lurus. Ulang sebanyak 3 kali.

Olahraga yang Cocok Untuk Syaraf Kejepit 

Gerakan keempat adalah gerakan side bends. Gerakan ini sebagai peregangan agar nyeri punggung bawah atau low back pain menjadi reda. Coba berdiri tegak lurus dan letakkan kedua tangan di pinggul. Perlahan miringkan tubuh ke arah kiri lalu kanan. Pertahankan masing-masing sisi beberapa detik. Ulang sebanyak 5 kali.

Kelima, adalah dengan berenang atau olahraga dalam air. Olahraga dalam air (hidroterapi) ini misalnya berjalan dalam kolam renang. Gaya renang untuk penderita syaraf kejepit sebenarnya tidak ada patokan tertentu. Tergantung pada anjuran dari dokter dan bila tidak bisa berenang, opsi lain adalah aerobik air. Gerakan ini dapat membantu menguatkan struktur otot tulang belakang.

Lima gerakan senam saraf kejepit ini dapat membantu mengurangi beban atau tekanan pada bantalan tulang. Gerakan-gerakan ini juga bisa membantu agar tulang belakng tetap bisa bergerak bebas atau mobilitasnya stabil.

Pantangan Olahraga Saraf Kejepit

Pantangan utama antara lain olahraga high impact, seperti lompat, atau olahraga bela diri (silat). Gerakan ini bisa memicu munculnya nyeri karena bantalan tulang sudah menonjol dan menjepit saraf.

 

 

Artikel Terkait