Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Penyebab Bokong Kesemutan, Sindrom Piriformis Adalah Salah Satunya

Penyebab bokong kesemutan perlu dicari jawabannya dengan berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Nyeri bokong yang disertai kesemutan dan kebas, bisa membuatmu tak betah duduk lama. Padahal keseharianmu butuh duduk lama saat bekerja.

Kenapa Bokong Seperti Kesemutan?

Bokong sebelah kiri kesemutan atau bokong sebelah kanan kesemutan bisa disebabkan oleh penyakit sindrom piriformis.

Sindrom piriformis adalah kondisi tertentu saat otot piriformis yang ada di area bokong, menegang berlebihan sehingga menekan/menjepit saraf sciatica (skiatik). Terjepitnya saraf sciatica inilah yang menjadi penyebab nyeri bokong, mati rasa dan kesemutan dari bokong hingga telapak kaki nyeri dan kebas.

Apa penyebab sakit bokong sampai ke kaki salah satunya memang sindrom piriformis. Duduk lama, jatuh, luka tusuk, sering naik turun tangga, mengangkat beban berat, atau olahraga berat menjadi beberapa faktor risiko mengalami sakit bokong.

Kebiasaan meletakkan dompet di saku belakang celana, terutama pada laki-laki, lama kelamaan dapat membuat otot piriformis menegang dan menjepit saraf. Kondisi ini dikenal dengan wallet syndrome.

Profesi pekerjaan atau olahraga tertentu dapat membuat seseorang rentan mengalami piriformis syndrome. Misalnya supir truk, olahraga ski, pesepeda. Sindrom piriformis, nyerinya menjalar ke tungkai bawah. Akan terasa memburuk nyerinya saat berjalan atau jongkok.

 Perbedaan HNP dengan Sindrom Piriformis

HNP atau saraf kejepit memiliki gejala atau tanda-tanda yang sama dengan sindrom piriformis. Nyeri pinggang, disertai dengan kesemutan, kebas/baal yang juga bisa menjalar hingga bokong sampai kaki. Sedangkan sindrom piriformis nyeri dan kebasnya berawal dari bokong dan menjalar ke kaki.

Untuk membedakannya, perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan MRI, sehingga dokter dapat mengevaluasi penyebab bokong terasa nyeri dan bokong kesemutan.

Pengobatan Sindrom Piriformis Penyebab Bokong Kesemutan

Setelah melihat atau mengevaluasi hasil MRI, dokter akan tentukan pengobatannya sesuai dengan ringan beratnya kondisi ini.

Bila masih termasuk ringan, dokter akan berikan obat dan menyarankan program fisioterapi agar otot piriformis yang menegang berlebihan menjadi relaks sehingga tak lagi menekan saraf.

Injeksi piriformis menjadi salah satu solusinya bila sudah masuk ke kategori berat. Metode ini dengan bius lokal. Kortikosteroid akan dokter injeksikan langsung ke otot piriformis bertujuan untuk bantu menegangnya otot yang membuat bokong terasa nyeri. Nyeri pun akan reda.

Namun bila tidak ada perubahan, tindakan minimal invasif bisa dilakukan untuk membebaskan jepitan yang ada di antara saraf sciatica dan otot piriformis.

Biaya operasi piriformis syndrome ini bisa ditanyakan saat berkonsultasi dan saat dokter menganjurkan tindakan minimally invasive tersebut.

Pantangan sindrom piriformis, mungkin bisa dicoba untuk melakukan gerakan peregangan setiap 1-2 jam sekali saat bekerja. Hindari atau kurangi angkat/dorong/tarik beban berlebihan bisa juga mulai dilakukan.

 

 

 

 

Artikel Terkait