Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Saraf Terjepit Tulang Belakang Akibatkan Nyeri Luar Biasa

Saraf terjepit tulang belakang dapat mengakibatkan sekumpulan gejala yang dapat mengganggu aktivitas harian.

Padahal kerja tulang belakang bisa dibilang tidak ringan.  Contohnya menjaga keseimbangan tubuh dan berat tubuh dari kepala hingga bokong.

Cara kerja tulang belakang juga akan terpengaruhi oleh aktivitas harian yang berlebihan sehingga lambat laun fungsinya akan terganggu. Fungsi tulang belakang antara lain sebagai pelindung saraf dan organ. Tulang belakang juga sebagai tempat melekatnya struktur alat gerak misalnya ligamen, otot, dan tendon.

Tubuh dapat membungkuk ke depan, ke belakang, ke kiri atau ke kanan, berputar dan kombinasinya, juga memerlukan tulang belakang yang sehat.

Saraf tulang belakang dilindungi oleh beberapa struktur yang salah satunya adalah tulang belakang.  Bentuk rongga tulang belakang yang khas berguna sebagai pengayom serabut saraf yang menjulur dari atas hingga bawah.

Tulang belakang memanjang dari leher hingga bokong. Permasalahan yang muncul pada tulang belakang ini dapat mengakibatkan nyeri leher, nyeri punggung atas, nyeri punggung bawah, nyeri pinggang, nyeri bokong, nyeri betis, nyeri lutut hingga nyeri telapak kaki.

Nyeri akibat saraf terjepit tulang belakang biasanya mengakibatkan nyeri hanya di satu sisi, misalnya nyeri pinggang kiri. Namun bila dibiarkan, lambat laun nyeri muncul pada kedua sisi.

Saraf Terjepit Tulang Belakang

Saraf tulang belakang terjepit bila tidak mendapatkan penanganan yang dini, bisa melumpuhkan kaki hingga terganggunya fungsi berkemih dan buang air besar.

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan syaraf kejepit tulang belakang. Pernyebab tersebut antara lain sering mengangkat benda berat dengan posisi awalan yang salah, seperti membungkuk saat mengambil benda tersebut dari lantai, kebiasaan sikap duduk yang salah dalam waktu yang lama, melakukan gerakan yang salah baik disengaja maupun tidak dan kelebihan berat badan (obesitas). Kesemuanya itu akan memberikan dampak negatif pada tulang belakang.

Memang salah satu penyebab tersering nyeri punggung bawah atau pinggang, adalah HNP yang sebagian besar kasusnya terjadi pada segmen lumbal.

Untuk menentukan pengobatan atau penanganan yang tepat, penyebabnya perlu dipastikan terlebih dahulu. Pemeriksaan fisik, neurologis dan radiologis dapat membantu dokter menentukan penyebab dan penanganan yang sesuai dengan penyebab.

Selain itu mungkin juga dilakukan pemeriksaan lain yang dapat menilai ada tidaknya pengeroposan tulang (osteoporosis), dan berbagai pemeriksaan lain. Jika kelainan tidak berat, dokter akan memberikan pengobatan oral, atau fisioterapi.

Namun bila pengobatan tersebut tidak memberikan hasil dan gejalanya tetap ada, kemungkinan dokter spesialis akan menyarankan terapi injeksi epidural untuk mengatasi nyeri.

Jika semua terapi tersebut tidak memberikan hasil, maka akan direkomendasikan pengobatan lain yakni radiofrekuensi ablasi, kateter Racz, dan teknik minimal invasif lainnya seperti endoskopi tulang belakang BESS, laser PLDD dan lainnya.

 

Artikel Terkait