Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Telapak Kaki Kebas Terus Menerus, Apa Saja Penyebabnya?

Telapak kaki kebas kadang terasa saat postur tubuh di satu posisi dalam waktu lama. Biasanya kalau kondisi ini, saat berdiri dan menggoyangkan kaki sebentar, rasa kebas ini sudah hilang. Namun apa penyebabnya kalau telapak kaki kebas terus menerus? Kadang paha kaki kanan kebas dan jari kaki kanan kebas juga perlu dicari tahu penyebab pastinya.

Kebas, mati rasa, kesemutan kadang muncul bila salah satu bagian tubuh mendapatkan beban tertentu. Kondisi ini dapat menghambat aliran darah ke saraf bagian tersebut. Sehingga muncullah rasa seperti ditusuk-tusuk.

Sensasi kebas kesemutan bisa sementara terjadi, dan secara perlahan akan hilang. Tetapi ada kalanya menetap, sehingga tak nyaman saat beraktivitas.

Saraf pada tubuh manusia memang sangat kompleks. Kalau saja ada kerusakan, tertekan, atau infeksi bisa mengakibatkan kaki kebas kesemutan.

Telapak Kaki Kanan Kebas

Kaki kebas kesemutan mati rasa bukan kondisi yang berbahaya. Tetapi perlu diwaspadai bila berlangsung lama atau menjadi kronis.

Keluhan ini bisa muncul saat terlalu lama berlutut, jongkok, atau duduk bersila. Adanya tekanan pada saraf tertentu dalam waktu lama, bisa memicu rasa kesemutan, kebas atau mati rasa. Saat mengubah posisi atau menggerakkan kaki, biasanya telapak kaki kanan kebas akan hilang.

Kaki kebas kesemutan terus menerus, kemungkinan ada kondisi tertentu yang memberikan gejala telapak kaki kebas.

Kadang ada yang bilang sensasi yang muncul seperti jari kaki terasa tebal atau ibu jari kaki kanan terasa kebas menjadi keluhan beberapa orang.

Ini Dia Penyebabnya

Postur atau kebiasaan buruk dapat memunculkan rasa kebas kebas dan kesemutan di kaki. Bersila, berlutut, memakai celana atau sepatu sempit bisa menyebabkan kesemutan.

Cedera karena jatuh yang bisa terjadi kecelakaan bermotor atau saat berolahraga bisa memberikan tekanan berlebihan pada ruas tulang belakang.

Kadar gula darah yang berlebihan dan tidak terkontrol, lambat laun akan menimbulkan kebas, kesemutan, dan kondisi ini dikenal dengan neuropati diabetes.

Menonjolnya bantalan di antar ruas tulang belakang, sehingga menjepit saraf di dekatnya, juga akan menimbulkan telapak kaki kebas dan kesemutan terus menerus. Kondisi ini dikenal masyarakat dengan saraf kejepit. Kalau dalam istilah medisnya adalah herniated nucleus pulposus (HNP).

Kekurangan vitamin tertentu, juga bisa menyebabkan kesemutan. Untuk berapa besar asupan vitamin B12 yang dibutuhkan, perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Bergesernya ruas tulang belakang atau spondilolistesis juga bisa terjadi saat Anda terhempas jatuh. Akibat tergesernya tulang, kemungkinan akan merusak bantalan ruas tulang sehingga bocor keluar dan menjepit saraf.

Penyakit sistemik seperti Guillain-Barre, lupus, dan rheumatoid arthritis bisa mengakibatkan rasa ini.

Telapak Kaki Kanan Kebas Apa Obatnya?

Untuk memastikan pengobatannya, perlu berkonsultasi dengan dokter. Biasanya dengan perubahan gaya hidup sehat, misalnya dengan mengontrol kadar gula darah, menjaga berat badan, mencukupi asupan vitamin B, kesemutan ini lambat laun akan mereda.

Memberikan kompres hangat atau kompres dingin juga akan membantu meredakannya.

Untuk memastikan penyebabnya, kemungkinan dokter akan menganjurkan pemeriksaan penunjang seperti Rontgen, MRI. Bila kaki kanan kebas atau kaki kiri kebas terus menerus akibat saraf kejepit, terapinya dengan menghilangkan jepitan saraf tulang belakang.

 

Artikel Terkait