Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Telapak Kaki Terasa Panas, Kesemutan, Nyeri, dan Solusi Terbarunya

Telapak kaki terasa panas seperti menginjak bara, kadang menjadi keluhan saat ada jepitan saraf tulang belakang.

Gejala saraf kejepit bisa saja berbeda. Bahkan kadang tidak menimbulkan gejala. Tingkat keparahan juga berbeda bergantung pada kondisi tertentu seseorang, seperti usia, dan ringan beratnya jepitan. Bila salah satu gejalanya seperti telapak kaki kiri sakit, tidak segera mendapatkan penanganan, bisa memburuk dan tidak bisa lagi menggerakkan kaki.

Telapak Kaki Terasa Panas dan Penyebabnya

Keluhan ini bisa muncul dalam skala ringan sampai skala berat. Penyebabnya tak hanya satu.

Telapak kaki panas seperti terbakar atau menginjak bara kadang muncul sebagai keluhan. Keluhan inilah yang membuat pasien sudah tidak nyaman lagi beraktivitas. Tak hanya itu. Kalau telapak kaki sakit saat berjalan sudah mulai terasa biasanya pasien pun segera melakukan konsultasi dengan dokter.

Rasa lelah berkepanjangan akibat aktivitas berat seharian bisa saja membuat telapak kaki kesemutan. Atau setelah duduk lama dalam posisi yang sama juga bisa membuat kaki kesemutan sementara. Setelah berdiri rasa ini hilang.

Tetapi saat telapak kaki panas kesemutan yang terasa hanya pada salah satu kaki, kiri atau kanan saja, bisa disebabkan oleh adanya tertekannya saraf tulang belakang atau saraf kejepit.

HNP Lumbal

Syaraf terjepit pinggang atau dalam istilah medisnya herniated nucleus pulposus (HNP) lumbal, selain nyeri juga memunculkan gejala kaki kesemutan. Bahkan bila saraf tulang belakang terjepit berat, bisa membuat kaki tidak bisa lagi bergerak atau lumpuh.

Kondisi obesitas, pernah jatuh (yang bisa berdampak pada tulang belakang), atau pekerja yang mengharuskan gerakan berulang dalam waktu lama seperti  buruh bangunan/pabrik, pegawai kantoran, supir, operator mesin, bisa berpeluang mengalami saraf kejepit.

Jika terus menerus tertekan atau terjepit oleh bagian sekitarnya, lama kelamaan saraf akan rusak sehingga mengganggu kerjanya. Selain memunculkan nyeri, apalagi gejala saraf kejepit yang perlu diwaspadai?

Nyeri akibat jepitan saraf berbeda dengan sakit akibat keseleo atau terkilir. Kalau saraf kejepit rasa sakitnya menjalar (bergantung lokasi jepitan saraf) hingga ke lengan atau jari tangan dan ke kaki hingga membuat telapak kaki panas kesemutan.

Kadangkala nyeri seperti tertusuk ribuan jarum dan ada sensasi seperti terbakar atau menginjak api. Malah tak hanya telapak kaki. Betis sakit seperti ditusuk jarum juga bisa muncul sebagai salah satu gejala saraf kejepit lumbal.

Telapak kaki panas penyakit apa, mungkin bisa juga disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi atau diabetes. Kondisi ini memunculkan neuropati akibat adanya kerusakan saraf. Neuropati juga bisa menyebabkan kesemutan pada kaki dan tangan.

Plantar fasciitis, atau alas kaki yang kurang nyaman saat melakukan pekerjaan harian, juga bisa menjadi penyebabnya.

Cara Mengobati Telapak Kaki Panas

Cara mengatasi kondisi ini bergantung dari penyebabnya. Untuk memastikan penyebabnya ini, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan baik fisik dan neurologis. Kadangkala dokter juga perlu merekomendasikan pemeriksaan penunjang radiologis seperti Rontgen atau MRI.

Beristirahat, memakai alas kaki yang sesuai dengan aktivitas, melakukan peregangan bisa Anda coba untuk membantu mengatasi telapak kaki yang terasa tak nyaman.

Dari hasil MRI, bila ada syaraf terjepit, dan bergantung lokasi jepitan, kini bisa diatasi tanpa operasi bedah terbuka seperti dulu. Teknologi medis juga semakin berkembang dengan hadirnya endoskopi tulang belakang generasi terbaru yakni BESS. Biportal Endoscopic Spine Surgery ini hanya memerlukan sayatan yang kecil saja dan proses pemulihannya juga cepat.

Artikel Terkait