Logo Klinik Nyeri dr Indrajana

Tulang Belikat Sakit Sebelah Kanan, Kenali Beberapa Penyebabnya

Tulang belikat sakit sebelah kanan menjadi salah satu keluhan yang cukup mengganggu. Kadang keluhan ini juga yang menggiring orang berkonsultasi dengan dokter.

Penyebabnya juga cukup beragam. Tidak hanya terkait dengan otot namun bisa juga adanya masalah pada organ yang letaknya tak jauh dari area tulang belikat.

Area bahu belakang juga disebut dengan shoulder blade atau tulang scapula. Tulang ini ada di area bahu belakang atau punggung atas berbentuk seperti sayap dan ada dua, sebelah kanan dan kiri.

Tulang Belikat Sakit Sebelah Kanan

Berbagai kegiatan yang Anda lakukan sehari-hari misalnya menyeduh kopi, keramas, mengenakan pakaian, meraih benda di atas, menyisir rambut, menggunakan sendi bahu saat Anda melakukannya.

Saat tulang belikat sakit sebelah kanan, kemungkinan aktivitas tersebut tidak bisa Anda lakukan. Walau sakit atau nyeri ini sering terabaikan, namun fungsi sendi ini Anda perlukan agar dapat menuntaskan kegiatan harian ini.

Kenali Gejalanya

Tulang belikat sakit sebelah kanan memiliki gejala seperti berikut:

  • Nyeri sekitar belikat (skapula), terutama area atas dan tengah
  • Lengan terasa lemah sehingga tidak bisa melakukan aktivitas
  • Tidak bisa mengangkat lengan ke atas kepala
  • Kadang ada bunyi saat menggerakkan bahu

 

Ini Dia Penyebabnya

 

  1. Postur tubuh yang buruk, saat duduk atau saat mengangkat beban/benda. Membungkuk, menunduk atau duduk miring, lama kelamaan kemungkinan dapat membuat otot melemah dan memberikan beban terhadap bantalan tulang, otot dan ligamen tulang belakang. Saat mengangkat benda tanpa teknik tepat, mengakibatkan tekanan tertentu pada tulang belakang yang kemungkinan dapat mencederai area tulang belakang hingga bahu.
  2. Menonjolnya bantalan antara tulang belakang atau hernia nukleus pulposus (HNP) yang menjepit saraf tulang belakang. Kondisi inilah penyebab nyeri yang dapat menjalar ke bahu, belikat hingga ke lengan atau kaki. Kesemutan dan kebas juga terjadi menyertai nyeri.
  3. Bergesernya tulang belakang akibat tekanan atau beban berulang dalam waktu lama di area tulang belakang. Nyerinya bisa terasa sampai di tulang belikat.
  4. Adanya retakan atau patah pada tulang belakang (dikenal dengan fraktur kompresi) sehingga tulang belakang runtuh/kolaps. Kondisi ini disebabkan oleh cedera atau tulang keropos atau osteoporosis.

Faktor lain yang juga bisa mengakibatkan tulang belikat sakit sebelah kanan antara lain:

  • Kelemahan, ketidakseimbangan atau kakunya otot pengendali gerakan tulang belikat.
  • Cedera pada tulang, saraf, otot, ligamen atau struktur penyusun tulang belikat
  • Gerakan berlebihan atau berulang seperti melempar

 

Ada juga beberapa faktor-faktor yang kemungkinan dapat meningkatkan risiko terjadinya tulang belikat sakit sebelah kanan. Kondisi ini misalnya tulang belakang yang membengkok (kifosis, skoliosis), cedera bahu berulang akibat olahraga atau aktivitas yang menuntut gerakan lengan ke atas kepala.

Selain itu, usia juga bisa mengakibatkan proses degeneratif atau proses perubahan yang muncul sesuai dengan bertambahnya usia atau penuaan. Beberapa kondisi perubahan degeneratif ini misanya pengapuran, menyempitnya rongga tulang belakang (stenosis spinal), cedera pada rotator cuff, frozen shoulder, dan thoracic outlet syndrome (TOS).

Pengobatan Tulang Belikat Sakit Sebelah Kenan

Untuk nyeri ringan, bisa mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri guna membantu atasi nyeri. Selain itu, Anda juga bisa melakukan kompres hangat atau kompres dingin di area yang terasa sakit.

Bila hal ini tidak dapat membantu meringankan nyeri, konsultasi ke dokter menjadi salah satu solusi tepatnya.

Mungkin dokter akan memberikan kombinasi terapi dengan terapi fisik rehabilitasi medik. Gerakan difokuskan pada gerakan untuk menguatkan otot-otot yang bekerja pada area tulang belikat. Selain itu juga dengan peregangan otot untuk memperbaiki gerakan tulang belikat.

Bila tidak juga membantu, dokter mungkin meminta Anda melakukan pemeriksaan penunjang lainnya seperti MRI. Dari hasil MRI dapat menemukan penyebab utamanya. Bila ternyata ada jepitan saraf pada tulang belakang, dokter mungkin akan menyarankan beberapa tindakan medis seperti endoskopi BESS, radiofrekuensi ablasi atau kateter Racz.

Artikel Terkait